Sel Surya dengan Pewarna Alami
Energi surya adalah bentuk energi yang paling melimpah yang ada di bumi ini. Pemanfaatan energi surya sebagai salah satu sumber energi utama sudah mulai dilakukan dibeberapa negara di Eropa. Indonesia terletak di garis khatulistiwa dengan intensitas dan waktu penyinaran yang relatif konstan sepanjang tahun, hendaknya mulai memanfaatkan energi surya lebih banyak dibanding negara-negara di Eropa tersebut. Kurangnya lembaga riset energi surya dan mahalnya biaya produksi sel surya membuat penelitian dibidang ini masih kurang dilirik. Dengan makin banyaknya penelitian tentang energi surya, informasi lebih jauh dan mendalam tentang sel surya terutama tentang proses produksi dan proses konversi energinya dapat lebih dipahami.
Silikon merupakan salah satu material yang umum dikenal sebagai sel surya. Akan tetapi, sel surya silikon memerlukan biaya dan energi yang besar dalam proses produksinya. Salah satu alternatif yang cukup menjanjikan Dye sensitized solar cell atau Sel Surya berbasis Pewarna (SSP) yaitu Sel surya berbasis pewarna peka cahaya sebagai bahan dasarnya. SSP meniru prinsip kerja photosynthesis pada tumbuhan dengan menggunakan pewarna untuk membangkitkan electron dengan menyerap energi berupa photon yang terdapat pada sinar matahari yang dapat dimanfaat sebagai sumber energi listrik. Diharapkan dari buku ini akan lebih dipahami mengenai proses terjadinya konversi energi surya menjadi energi listrik serta proses produksi sel surya murah berbasis pewarna ini.
Detail
| ISBN | 978-979-530-417-3 |
|---|---|
| e-ISBN | 978-979-530-418-0 |
| Cetakan | I, 2022 |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |











Reviews
There are no reviews yet.