Teknologi Budidaya dan Analisa Usahatani Tebu Terstandar

Upaya pemerintah untuk mencapai Swasembada Gula melibatkan langkah-langkah seperti peningkatan produktivitas tebu melalui perbaikan praktik agrikultur, penambahan lahan perkebunan tebu , peningkatan efisiensi, utilisasi, dan kapasitas pabrik gula dengan target rendemen 11,2%, serta peningkatan kesejahteraan petani tebu.

Buku ini diharapkan dapat menjadi pedoman kebijakan di Sektor Perkebunan dan menjadi referensi untuk kajian terkait, seperti budidaya tanaman perkebunan hingga industri, agribisnis perkebunan, dan kebijakan pertanian.

Isinya mencakup informasi tentang teknologi dukungan seperti budidaya tanaman, pengelolaan tebang muat angkut, dan pasca panen, serta analisis usaha tani tebu.

Harapannya, buku ini dapat menjadi standar dalam pengelolaan tanaman tebu untuk mempercepat pencapaian swasembada gula dan meningkatkan kesejahteraan petani.

SKU: 9789795305231 Category: Tags: , ,

Detail

e-ISBN

978-979-530-523-1

Halaman

viii + 71

Cetakan

I, 2024

Penerbit

Unhas Press

Bahasa

Indonesia

Tentang

Abd. Haris Bahrun

Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman dilahirkan 27 April 1968 di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Ia mendapat tugas kenegaraan sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia di Kabinet Kerja 2014 – 2019 (Periode Pertama) dan 2023-2024 (Periode Kedua).  Pendidikan dasar dan menengah diselesaikan di Bone. Pada tahun 1988 menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Hasanuddin, kemudian lanjut Program Magister Pertanian. Gelar Doktor pada tahun 2012 di Pascasarjana Universitas Hasanuddin. Bekerja di PTPN IV tahun 1994 -2010 dan menjadi dosen luar biasa (saat ini NIDK) di Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin sejak 2010.

Ia merintis karir sebagai pengusaha dan menjadi pimpinan PT Tiran Group sejak 1994 – sekarang.  Memperoleh  penghargaan sebagai Alumni Berprestasi Universitas Hasanuddin Tahun 2017, Alumni Fakultas Pertanian Indonesia Berprestasi Bidang Entrepreneur  Tahun 2011 dan Satya Lencana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI  Tahun 2007 serta mempunyai 4 (empat) paten dan merek  dari Menteri Hukum dan HAM RI.

Aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi antara lain adalah Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PARTETA), HIPMI, Ikatan Ahli Gula Kawasan Timur Indonesia, Sahabat Tani 88, IKA Teknologi Pertanian Unhas dan ICMI Sulawesi Selatan. Penulis telah menghasilkan beberapa karya ilmiah terutama yang terkait  dengan Membangun Pertanian Modern di Indonesia dan  telah diterbitkan sebanyak 24 buku.

Disamping itu, artikel yang telah diterbitkan  antara lain : Increasing sugar production in Indonesia through land suitability analysis and sugar mill. Journal Land 8(4), 61: 1-18; Performance of shorghum polishing machine tipe of three level of polisher cylinders. Journal: CPQ Nutrition 3(2), 01-14; A Framework for the Development of Wetland for Agricultural Use in Indonesia. Resources, Volume 8 (1), 15;  Karakterisasi tanah-tanah dari bahan induk abu volkan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jurnal : Tanah dan Iklim Vol. 42. No.1 Juli 2018, hal 1-12; The Effect of Agricultural Waste Nanocellulose on The Properties of Bioplastic for Fresh Fruit Packaging (2019, IOP Conf.Series Earth Environ. Sci. 309: 012035); Functional Testing of Sorghum Grading Machine (2019, IOP Conf. Series Earth and Environmental Science 309:012031); Technological Advancement and the Economic Benefit of Indonesian Rain-Fed Farming Development. Hindawi Journal, Advances in Agriculture Vol 2019- ID 9689037; Substitution of Shallot Using Small Size Onion: Result of an Introductory Mini Survey on Quality in the Market (2019, IOP Conf. Series Earth Environ. Sci. 309: 0120 08).

Andy Wijanarko

Fadjry Djufry

Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad, Ir., SP., M.Si., Ph.D. adalah Profesor dalam bidang Ekonomi Pertanian dan Pembangunan Pedesaan di Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin. Ia lahir di Banua Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat 9 Juni 1975.

Pidato pengukuhannya sebagai profesor bertajuk Reposisi Ekonomi Pertanian untuk Reduksi Kemiskinan dan Pembangunan Pedesaan: Apakah Masih Pionir di Era Digital?. Ia mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Pusat Publication Management Center (PMC), di universitas tersebut 2018-2022. Tahun 2023 sampai sekarang, mendapat tugas negara sebagai Staf Khusus Menteri Pertanian, Republik Indonesia. Ia memperoleh gelar Ph.D. dalam bidang Agricultural Economics & Rural Development di Ryukoku University, Kyoto, Jepang (2010). Pendidikan Magister Sains dalam bidang Ekonomi Pertanian (major: Kebijakan Pembangunan Pertanian) di Institut Pertanian Bogor (IPB, 2004), Sarjana di Departemen Sosial Ekonomi Pertanian-Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin (1998) dan menyelesaikan Program Profesi Insinyur (Ir) di universitas yang sama.

Visiting Fellow-Professorship (selected last 5 years): South Korea, Malaysia, Papua New Guinea,  Hongkong, Lao PDR, Japan, Philippines, Singapore, Taiwan.. Persentase makalah ilmiah di International Association/University Conferences (Scopus H-Index 10): International Rural Sociology Association, Korean Rural Economic Institute, Asian Rural Sociology Association, Research Society for East Asian Regional Studies, Japanese Agricultural Economics Association, Indonesian Agricultural Economics Society, Southeast Asian Regional Center for Graduate Study & Research in Agriculture (SEARCA), China Council for the Promotion International Trade, Saga University, Center for Indonesian Cocoa and Coffee Research, Universiti Putra Malaysia, World Agro-forestry Center, Afrasian Center for Peace and Development Studies-Ryukoku, Kyoto University, National University of Laos, Bicol University Philippines, Australian Center for International Agricultural Research (ACIAR), Ford Foundation, Sustainable Food Lab, International Finance Corporation (World Bank Group).

Risetnya terutama berfokus pada Issu Pembangunan Pertanian/Perdesaan (Agricultural/Rural Development Issues, seperti Kompleksitas Kemiskinan Pedesaan dan Lemahnya Fungsi Kelembagaan di Era Digitalisasi Global). Organisasi profesi: International Association of Agricultural Economics (IAAE) Asean Society of Agricultural Economics (ASAE), Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI), Asean Rural Sociology Association (ARSA), International Rural Sociology Association (IRSA), Asosiasi Jurnal Pertanian Indonesia (AJPI), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Himpunan Editor Berkala Ilmiah Indonesia (HEBI), Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), Asosiasi Agribisnis Indonesia (AAI). E-mail: arsyad@unhas.ac.id.

Yunus Musa

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Teknologi Budidaya dan Analisa Usahatani Tebu Terstandar”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *