Strategi Pemberdayaan Perempuan di Sulawesi Selatan

Buku ini menjelaskan tentang berbagai hambatan seorang perempuan ketika ingin berbisnis seperti hambatan fisik, hambatan teologis, hambatan sosial budaya, hambatan sikap pandang, dan hambatan historis. Oleh karena itu diperlukan berbagai upaya dalam mendukung usaha perempuan untuk membangun wirausaha. Ada beberapa asosiasi perempuan yang dibahas di dalam buku ini seperti IWAPI dan Alisa Khadijah ICMI. Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia atau yang lebih dikenal dengan singkatan IWAPI.

Tujuan didirikannya IWAPI ialah untuk dapat memajukan perempuan agar dapat mengembangkan usahanya sendiri. IWAPI memiliki visi untuk menjadi organisasi yang mewadahi pengusaha-pengusaha perempuan Indonesia yang besar dan kuat di tingkat nasional maupun internasional. IWAPI mendorong dan mendukung adanya kesetaraan gender pada Era Revolusi Industri 4.0. IWAPI sangat berpengaruh terhadap tumbuhnya semangat mandiri bagi perempuan. Secara tidak langsung, peran IWAPI juga berdampak pada semangat kewirausahaan yang dapat dilakukan oleh para perempuan.

Alisa atau Asosiasi Muslimah Pengusaha “Khadijah” Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia. Organisasi ini resmi dalam binaan Departemen Pengembangan Peranan Wanita (DPPW) ICMI Pusat dan sebagai Badan Otonom ICMI. Organisasi ini memberikan motivasi kepada para anggotanya untuk berinovasi dalam kegiatan wirausaha mereka. Organisasi ini merangkul para pengusaha muslimah agar bersinergi dalam menghadapi era globalisasi dan perdagangan bebas. Etika bisnis dan etos kerja yang Islam menjadi salah satu prinsip yang harus selalu dipegang dalam berwirausaha. Alisa Khadijah adalah organisasi yang berkonsentrasi pada pemberdayaan perempuan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga pada khususnya dan daerah pada umumnya. Organisasi ini memberikan kesempatan besar kepada perempuan untuk berpartisipasi aktif sebagai penggerak ekonomi di daerah.

SKU: 9789795303220 Category: Tags: , , ,

Detail

Tata Letak

Muhammad Ihlasul Amal

Desain Sampul

Muhammad Ihlasul Amal

ISBN

978-979-530-322-0

Halaman

viii + 112

Cetakan

I 2021

Penerbit

Unhas Press

Bahasa

Indonesia

Tentang

Dwia Aries Tina Pulubuhu

Dwia Aries Tina Pulubuhu

Dwia Aries Tina Pulubuhu adalah Guru Besar Sosiologi bidang resolusi konflik di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin. Pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Hasanuddin periode 2014-2022. Memulai kariernya sebagai dosen di fakultas tersebut pada tahun 1989. Beliau memperoleh  gelar doktor dari Universitas Hasanuddin pada tahun 2015 dan gelar master dari Ateneo De Manila University Filipina pada tahun 1995.

Selain mengajar, beliau juga aktif terlibat dalam kegiatan lain seperti berpartisipasi dalam berbagai kursus dan pelatihan di negara lain seperti Amerika Serikat, Yunani, dan Swedia. Saat ini juga menjabat berbagai posisi di organisasi seperti Ketua Penasehat Forum Rektor Indonesia, Presiden Asosiasi dan Sosiologi Indonesia, dan Anggota Dewan Australia Indonesia Center.

Selain itu, ia juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan penelitian. Minat penelitiannya meliputi pemberdayaan perempuan, resolusi konflik, dan studi perempuan.

Seniwati

Seniwati

Seniwati adalah dosen Departemen Hubungan Internasional, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia. Ia lahir pada 2 Februari 1976, di Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah memperoleh gelar S1 dari Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Hasanuddin pada tahun 1998, dan gelar Master dari Departemen Studi Amerika di Universitas Gadjah Mada pada tahun 2001, Seniwati bergabung dengan program doktoral di Departemen Studi Internasional di Universitas Utara Malaysia dan lulus pada 2014. Ia menjadi dosen pada tahun 2001 di Departemen Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin. Bidang penelitiannya meliputi keamanan, konflik resolusi, pemberdayaan perempuan, dan penanggulangan terorisme.

Sutinah

Merupakan guru besar di Departemen Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar, Indonesia. Lahir pada 23 Maret 1961, di Parepare, Sulawesi Selatan, Indonesia. Setelah memperoleh gelar sarjana dari Jurusan Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin pada tahun 1985, dan gelar Master dari Agribisnis Perikanan Universitas Hasanuddin pada tahun 1994, Sutinah mengikuti program doktor di Jurusan Ekonomi Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan di Universitas Hasanuddin pada tahun 2000, dan lulus pada tahun 2005. Memulai karier sebagai dosen pada tahun 1986. Bidang penelitiannya meliputi Manajemen Agribisnis Perikanan, Ekonomi Sumber Daya Perikanan, dan Manajemen Strategis dan Etika Bisnis.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Strategi Pemberdayaan Perempuan di Sulawesi Selatan”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *