Panduan Holistik Inklusi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas

Buku panduan ini dikembangkan dengan melibatkan para pakar dibidang ekonomi, kebijakan sosial/social policy, komunikasi dan ICT/teknologi. kontribusi pemikiran dari para pakar tersebut menghasilkan panduan yang holistik atau menyeluruh untuk mewujudkan akses keuangan yang lebih inklusif bagi para [penyandang disabilitas. Panduan ini dikembangkan tidak hanya berlandaskan pada aspek teoritis, tetapi juga tentunya aplikatid, mencoba menjawab berbagai kendala/tantangan yang dihadapi secara nyata di lapangan. Untuk, sebelumnya, tim penyusun juga telah menghimpun data/informasi di lapangan melalui pelaksanaan focus group discussion (FGD) yang melibatkan ragam kelompok penyandang disabilitas, pemerintah terkait, unnsur media, serta lembaga keuangan baik perbankan maupun non-perbankan

SKU: 978979530399-2 Category: Tags: ,

Detail

Tata Letak

– Muhammad Ihlasul Amal

Desain Sampul

ISBN

978-979-530-399-2

e-ISBN

978-979-530-400-5

Halaman

xii+ 116

Cetakan

I, 2022

Penerbit

Unhas Press

Bahasa

Indonesia

Tentang

Dina Afrianty

Dina Afrianty

Dina Afrianty adalah founder dari Australia Indonesia Disability
Research and Advocacy Network
(AIDRAN). Ia merupakan peniliti berpengalaman terkait isu perempuan
and hak disabilitas dan Muslim societies.
Dina menyelesaikan PhD di Melbourne
Law School, the University of Melbourne, pada tahun 2011. Saat ini, Dina aktif sebagai Research Fellow di La Trobe University.

Nur Firdaus

Nur Firdaus

adalah peneliti ekonomi di Badan Riset
dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia memperoleh gelar sarjana dari Universitas Indonesia, jurusan Ilmu Administrasi Niaga tahun 2012, dan magister dari Monash University, Australia, jurusan Keuangan dan Perbankan tahun 2018. Saat ini, Nur Firdaus tengah menempuh studi doktoralnya di Kyoto University, Jepang. Ia tertarik pada isu keuangan, transisi berkelanjutan, dan ekonomi pembangunan.

Nurlaela Jufri

Nurlaela Jufri

Nurlaela Jufri saat ini berprofesi sebagai Digital Access Programme Consultant di British Embassy Indonesia. Ia adalah lulusan Master of Social Policy dengan spesialisasi pengempangan kebijakan inklusif di Melbourne University. Selama lebih dari enam tahun, Nurlaela pernah bekerja sebagai pekerja sosial, perlindungan anak dan perempuan di Provinsi Sulawesi Selatan. Pengalaman risetnya fokus pada isu masyarakat indigenous, gender, Penyandang disabilitas, dan analisis kebijakan sosial. Ia merupakan member aktif dari Australia-Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN)

Rahmatul Furqan

Rahmatul Furqan

adalah seorang mantan jurnalis yang kini mengabdi sebagai Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin. Ia memperoleh gelar sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Diponegoro, tahun 2012, dan Master of Global
Media and Communication dari Melbourne University, Australia di tahun 2018. Furqan tertarik pada isu media,
komunikasi inklusif, dan kesetaraan gender. Ia juga merupakan member aktif dari Australia-Indonesia Disability Research and Advocacy Network (AIDRAN).

Shabrina Syntha Dewi

Shabrina Syntha Dewi

merupakan seorang dosen pada program S1 Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Universitas Negeri Makassar
(UNM). Ia menuntaskan pendidikan magisternya di Univeristas Negeri Yogyakarta di tahun 2018.
Pengalaman risetnya berfokus pada isu-isu terkait pendidikan inklusif berbasis pemanfaatan teknologi dan pengembangan model pembelajaran efektif, serta pembelajaran
berbasis praktik industri.

.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Panduan Holistik Inklusi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *