Jurnalisme dan Pembangunan Berkelanjutan
Peran pers dalam pembangunan berkelanjutan telah diakui sejak lama. Buku “Mass Media and National Development” karya Wilbur Schramm pada 1964 menyoroti kontribusi media massa dalam program pembangunan. Konsep jurnalistik pembangunan semakin ditekankan, menekankan pentingnya berita yang mencerminkan aspirasi masyarakat dan upaya meningkatkan standar hidup, bukan hanya berita sensasional.
Pada Hari Kebebasan Pers Dunia 3 Mei 2021, Kepala PBB di Indonesia, Valerie Julliand, menekankan peran jurnalisme etis dalam memberikan informasi andal untuk tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Namun, penting ada kesepahaman tentang pembangunan berkelanjutan, karena istilah ini sering disalahartikan. Informasi tentang pembangunan berkelanjutan perlu disebarkan luas karena menjadi kebutuhan semua lapisan masyarakat. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan berdampak positif.
Pentingnya jurnalisme terlihat dalam perannya sebagai informan, penafsir, dan penggerak untuk pembangunan berkelanjutan. Media membantu meningkatkan kesadaran tentang agenda pembangunan berkelanjutan.
Melalui pemberitaan yang akurat, jurnalis dapat menjadi mitra strategis dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Buku ini bertujuan menciptakan pemahaman yang konsisten tentang peran jurnalisme dalam pembangunan berkelanjutan agar media dapat berkontribusi secara maksimal pada agenda ini..
Detail
| Tata Letak | Muh. Medriansyah Putra K. |
|---|---|
| Desain Sampul | Muh. Medriansyah Putra K. |
| Foto Sampul | Freepik.com |
| ISBN | 978-979-530-496-8 |
| Halaman | xii + 76 |
| Cetakan | I, 2023 |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |






Reviews
There are no reviews yet.