Tari Dalam Perspektif Budaya Lokal

Kebudayaan Indonesia lahir dan berkembang seiring dengan perubahan manusia sebagai pelaku budaya. Kebudayaan terdiri dari tiga wujud ide atau gagasan, tindakan atau perbuatan, dan benda atau artefac. Setiap wujud terbentuk secara sadar didukung dengan daya kreativitas pikiran manusia yang dilandasi nilai-nilai di dalamnya. Ada beberapa alasan yang mendukung munculnya kebudayaan secara beragam, seperti kondisi lingkungan alam, sustem mata pencaharian hidup, religi atau kepercayaan dan lain sebagainya.

Salah satu unsur kebudayaan adalah kesenian yang terdiri dari berbagai macam jenis, termasuk di dalamnya seni tari. Seni tari adalah seni yang menggunakan gerakan tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk keperluan mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Sedangkan tarian adalah perpaduan dari beberapa unsur yaitu raga, irama, dan rasa. Semuanya menjadi satu kesatuan dan menghasilkan keindahan tersendiri bagi penikmat seni.

SKU: 9789795302650 Category: Tags: ,

Detail

ISBN

978-979-530-265-0

Halaman

xiv + 148

Cetakan

I,Oktober 2020

Penerbit

Unhas Press

Bahasa

Indonesia

Tentang

Harbiyanti

Harbiyanti

Pengajar tidak tetap di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Antropologi, Universitas Halu Oleo. Merupakan alumni Pendidikan S1 Antropologi Universitas Halu Oleo.

Hj. Hasmah

Hj. Hasmah

lahir di Rappang, 9 Juni 1962. Meraih gelar sarjana Jurusan Antropologi di universitas Hasanuddin pada 1986. Menjadi ASN pada tahun1989 sebagai Pembantu Pimpinan (Staf Peneliti) hingga kini sebagai Ahli Madya
pada Balai Pelestarian nilai dan Budaya Sulawesi Selatan.

Miftahul Jannah

Miftahul Jannah

lahir di Pangkajene Sidrap 30 April 1990. Pada tahun 2008-2012 berkuliah di Prodi Seni Tari FSF Universitas Negeri Makassar (Penciptaan Tari dengan Judul Karya MUARA)

Syamsul Bahri

Syamsul Bahri

Lahir di Rappang 18 September 1960, saat ini merupakan pegawai negeri sipil di Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan, Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud. Saat ini dengan Jabatan Fungsional Ahli Peneliti Madya, banyak melakukan penelitian serta aktif sebagai peserta dalam seminar-seminar kebudayaan. Hingga sat ini telah menghasilkan lebih kurang 8 buah buku yang banyak berbicara dalam konteks Kebudayaan. Beberapa penghargaan satya lencana dalam bidang pengabdian telah diperolehnya. Menyelesaikan program Doktoral di Universitas Hasanuddin dalam bidang kajian Antropologi, penulis sering menjadi pemateri dalam kegiatan-kegiatan akademis yang membahas masalah kebudayaan terkhusus dalam kajian maritim.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tari Dalam Perspektif Budaya Lokal”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *