Merawat Tradisi Menjaga Alam
Kearifan Lokal Penduduk Dataran Tinggi Polewali Mandar (Polman) di Sulawesi Barat
Dari perspektif Ilmu-Ilmu Sosial khususnya Antropologi, biasanya selalu menekankan pendekatan penelitian kualitatif dalam mengkaji masalah-masalah sosial budaya. Pendekatan penelitian kualitatif tidak sedikit mengalami sorotan dari kalangan akademisi yang terbiasa dengan melakukan studi-studi sosial dengan penelitian kuantitatif melalui analisis statistik, yang tentu saja menurut peneliti kuantitatif cukup canggih. Tentu saja, ini dilakukan agar tingkat validitas dan reliabilitas penelitian tersebut dapat dipertanggungjawabkan.
Tanggung jawab sudah barang tentu juga tidak dapat dihindari oleh peneliti ilmu-ilmu sosial, terutama tanggung jawab akademik atau tanggung jawab ilmiah maupun tanggung jawab sosial. Hal ini menjadi sebuah tantangan, dan karenanya, seorang peneliti ilmu-ilmu sosial harus memikul tanggung jawab tersebut. Salah satu bentuk tanggung jawab sosial adalah penerbitan hasil-hasil penelitian dalam bentuk buku ajar maupun buku referensi agar dapat dibaca secara luas oleh masyarakat.
Dalam hubungan inilah yang melatari terbitnya buku “MERAWAT TRADISI MENJAGA ALAM: Kearifan Lokal Penduduk Dataran Tinggi Polewali Mandar (Polman) di Sulawesi Barat”.
Detail
| Tata Letak | Muhammad Ihlasul Amal |
|---|---|
| ISBN | 978-979-530-232-2 |
| Halaman | x + 161 |
| Cetakan | I 2020 |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |






Reviews
There are no reviews yet.