OPINI ATAU LOGIKA ILMIAH? Sering Salah Berpikir di Dunia yang Semakin Berisik
Di era ketika setiap orang dapat dengan mudah menyampaikan pendapat, apakah semua pendapat layak dipercaya? Mengapa argumen yang terdengar meyakinkan belum tentu dibangun di atas penalaran yang benar? Dan mengapa dunia akademik pun tidak luput dari kekeliruan berpikir?
Berangkat dari berbagai fenomena nyata dalam kehidupan ilmiah, buku ini mengajak pembaca membedakan secara jernih antara opini, asumsi, dan logika ilmiah. Melalui pembahasan yang sistematis, penulis menunjukkan bagaimana kesesatan logika, bias kognitif, dan kebiasaan menerima sesuatu tanpa mengujinya dapat memengaruhi cara kita memahami realitas.
Pembaca akan diajak mengenal berbagai bentuk penalaran—deduktif, induktif, dan abduktif—serta melihat bagaimana ketiganya menjadi landasan dalam membangun argumen yang rasional, kritis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Berbagai contoh dari dunia akademik maupun kehidupan sehari-hari memperlihatkan bahwa kualitas suatu kesimpulan tidak ditentukan oleh kuatnya keyakinan, melainkan oleh kekuatan logika dan bukti yang mendasarinya.
Lebih dari sekadar buku tentang logika, buku ini merupakan ajakan untuk membangun budaya berpikir yang lebih jernih di tengah dunia yang semakin berisik. Sebab tujuan berpikir ilmiah bukanlah menghilangkan opini, melainkan menjadikannya titik awal menuju pengetahuan yang lebih dapat dipercaya.Detail
| Penulis | Triyatni Martosenjoyo |
|---|---|
| Pemeriksa Aksara | Wahyu Chandra |
| Halaman | xii, 61 pages |
| Ukuran | 17,6 × 25 cm |
| ISBN | 978-xxx-xxx-xxx |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |


Reviews
There are no reviews yet.