Model Penentuan Area Rentan Tsunami sebagai Dasar Penataan Kota Pantai
Buku ini hadir sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman tsunami, khususnya di kawasan pantai perkotaan yang rawan bencana. Berangkat dari kekhawatiran akan keterbatasan sarana mitigasi, buku ini mengambil Kota Pantai Barru, Sulawesi Selatan, sebagai studi kasus. Kota Barru dipilih karena kerentanannya terhadap gempa dan potensi tsunami akibat patahan di kawasan Selat Makassar, sementara pembangunan permukiman pesisir terus berkembang tanpa diimbangi infrastruktur mitigasi yang memadai.
Melalui buku ini, disajikan rekomendasi strategi penanganan bencana secara komprehensif — sebelum, sesaat, dan setelah tsunami terjadi. Fokusnya adalah menjadikan ruang kota tangguh terhadap tsunami sebagai bagian dari perencanaan perkotaan berkelanjutan. Buku ini juga ditujukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) serta para praktisi terkait tentang pentingnya mitigasi bencana berbasis penataan ruang. Dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini dapat menjadi rujukan dalam studi dan praktik mitigasi bencana tsunami di Indonesia.
Detail
| Editor | Roslinda Ibrahim |
|---|---|
| Tata Letak | Kaniya Arissya Arifuddin |
| e-ISBN | 978-979-530-621-4 |
| Halaman | viii + 126 hlm |
| Ukuran | 15,5 x 23 cm |
| Cetakan | 1, Juni 2025 |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |






Reviews
There are no reviews yet.