Dari Lontara Pabbura Ke Pharmaceutical Care

Refleksi Akademisi dan Alumni Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin Dalam Penanganan Covid-19

Bumi Maritim Indonesia adalah kekayaan luar biasa bagi kita. Baikdari sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya terutama terkait dalam bidang kefarmasian adalah karunia berharga untuk kita eksplorasi dan kembangkan. Budaya Sulawesi Selatan menghasilkan Lontara Pabbura atau lontara pabballe yang menjadi bukti empirik pengetahuan dan kearifan para pendahulu kita dalam upaya pengobatan tradisional. Dalam dunia kefarmasian hari ini kita berada pada era beyond pharmaceutical care yaitu Medication Therapy Management.

SKU: 9789795303350 Category: Tags: , , ,

Detail

Tata Letak

Muhammad Ihlasul Amal

Desain Sampul

Ahmad Muarif

ISBN

978-979-530-335-0

Halaman

xxvi + 467

Cetakan

I, 2021

Penerbit

Unhas Press

Bahasa

Indonesia

Tentang

Anshar Saud

Anshar Saud

Dosen di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Pendidikan sarjana & apotekernya diselesaikan di Farmasi UNHAS. Gelar magister ilmu kefarmasian diperolehnya dari Universitas Indonesia. Ia merupakan FIP-Pharmabridge Fellow 2018 pada Pacific University Oregon, AS. Ia juga menjadi Visiting Scholar pada Department of Sociobehavioral & Administrative Pharmacy, Nova Southeastern University, AS (Des 2021-Feb 2022).

Firzan Nainu

Firzan Nainu

Dosen di Laboratorium Farmakologi dan Toksikologi, Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin. Ia memperoleh gelar Ph.D in Pharmaceutical Sciences di Kanazawa University, Jepang. Terlibat dalam penelitian yang berhubungan dengan respon imun inang terhadap beragam patogen. Ketua Perhimpunan Saintis Farmasi Indonesia ini juga adalah Collaborative Professor di Kanazawa University.

Subehan

Subehan

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin dan juga guru besar dalam bidang Fitokimia. Pendidikan sarjana dan apotekernya diselesaikan di Farmasi UNHAS. Gelar master dan doktoralnya diperoleh dari Toyama University Jepang. Prof. Subehan adalah peneliti yang tekun pada riset kimia bahan alam. Ia aktif menulis di beberapa jurnal internasional bereputasi.

Yusnita Rifai

Yusnita Rifai

Saat ini bekerja sebagai dosen di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Meneliti dengan fokus riset sintesis obat. Menerima penghargaan Timmerman Award dalam bidang kimia medisinal, selain sebagai L’Oreal Women National Fellow, Endeavour Postdoctoral Researcher, Indonesian Young Scientists for COVID-19, dan Dewan Pakar ICMI Provinsi Sulsel.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Dari Lontara Pabbura Ke Pharmaceutical Care”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *