Monograf Penggunaan Styrofoam Sebagai Material Dinding Ruangan Material Dinding Ruangan Ringan, Kuat dan Hemat Energi Listrik
Dalam mendesain sebuah dinding ruangan masyarakat umumnya menggunakan batu merah dan kayu sebagai pilihan utama. Dalam perkembangannya, penggunaan batu merah digantikan oleh penggunaan bata ringan “Cellular Lightweight Concrete (CLC)” sebagai dinding alternatif. Hanya saja material yang digunakan adalah semen, pasir dan foam. Sehingga biaya yang dikeluarkan masih mahal, berat dan tidak hemat energi listrik dalam pemanfaatannya. Limbah Styrofoam sebagai bahan alternatif yang murah dan mudah diperoleh dapat digunakan dalam mendesain sebuah dinding rumah. Pemilihan limbah Styrofoam sebagai bahan utama dalam pembuatan Bata ringan sangat efektif dan efisien.
Limbah Styrofoam sebagai bahan alternatif yang murah dan mudah diperoleh dapat digunakan dalam mendesain sebuah dinding rumah. Pemilihan limbah Styrofoam sebagai bahan utama dalam pembuatan Bata ringan sangat efektif dan efisien. Hal ini disebabkan karena styrofoam mempunyai karakteristik material yang berbeda dengan bahan yang lainnya, seperti: murah, ringan, mudah dibentuk dan resistansi terhadap panas. Latar belakang inilah yang menjadi alasan mengapa Buku monograf ini penting untuk dipublikasikan.
Secara khusus, Buku monograf ini disusun dengan tujuan untuk membantu pembaca dalam pemanfaatan limbah styrofam sebagai bahan alternatif dalam pembuatan dinding ruangan, dalam hal ini Bata ringan. Panduan dalam mendesain, hasil pengujian karakteristik dan uji hemat energi listrik disajikan secara sistematis.
Detail
| Editor | Muhammad Dihyah Marwan |
|---|---|
| Tata Letak | Basuki Hariyanto |
| Desain Sampul | Muhammad Dihyah Marwan |
| ISBN | 978-979-530-289-6 |
| Halaman | xv + 74 |
| Cetakan | 2021 |
| Penerbit | Unhas Press |
| Bahasa | Indonesia |






Reviews
There are no reviews yet.