Mardi Adi Armin merupakan staf pengajar tetap Fakultas Ilmu Budaya Unhas sejak tahun 1993. Menyelesaikan S1 pada fakultas Sastra Unhas pada tahun 1992, kemudian melanjutkan pendidikan Magister di UI bidang filsafat tahun 1999 dan menyelesaikan Pendidikan Doktor pada tahun 2014 di UIN Alauddin Makassar, konsentrasi Pemikiran Islam. Pada tahun 1999-2000 mendapatkan beasiswa Egide dari Kementerian Luar Negeri Prancis untuk belajar Bahasa dan Kebudayaa Prancis di Paris sambil mengajar Bahasa dan Kebudayaan Indonesia di Institut National Langue et Culture Occidentale (INALCO). Mengampu beberapa mata kuliah seperti film dan Pengetahuan, Manusia dan Kebudayaan Maritim, Dasar-Dasar Filsafat, Sejarah Kebudayaan Prancis.
Tulisannya berjudul Membangun Nalar Tak Retak pernah dimuat di Bentara Budaya, Kompas. Artikel berupa kritik sastra pernah dimuat di majalah Sastra Horison dan artikel lain termuat di media lokal di Makassar. Pernah menjadi kolumnis pada surat Mingguan di Makassar. Bukunya berjudul Neopragmatisme Richard Rorty, diterbitkan oleh Teraju Mizan. Pernah sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Budaya Sureq di Pusat Studi La Galigo, Pusat Kegiatan Penelitian. Selain mengajar di Unhas, aktif pula mengurus organisasi kesenian dan kebudayaan sebagai Sekjen Dewan Kesenian Makassar (DKM) dan salah seorang penggiat bidang sosial budaya pada Pusat Studi SDG’s-Unhas
Showing all 2 results

